5 Poin Penting Manajemen Risiko

5 Poin Penting Manajemen Risiko – Ramadan #19 – Ini series keempat mengenai lima poin besar untuk memudahkan kita mengelola manajemen risiko di dalam proyek yang kita sedang kerjakan. Bagaimana best practice dalam memahami manajemen risiko.

Series ini bagian dari series Ramadan yang sedan giat saya tulis. Semoga banyak baiknya diterima. Silahkan sitasi apabila membutuhkan. Saya sertakan sumbernya di akhir series tulisan.

5 Poin Penting Manajemen Risiko

Manajemen risiko adalah topik yang kaya dan luas. Manajemen risiko adalah topik paling penting dalam manajemen proyek. Banyak yang bisa didiskusikan, namun disini kita akan fokus terhadap 5 poin penting di dalam manajemen risiko.

Framework Manajemen Risiko

Risiko yang pertama, ketika kita ingin mengidentifikasi risiko saat memulai sebuah proyek ada banyak alat yang bisa kita gunakan. Salah satu yang menjadi favorit adalah SPECTRES framework. SPECTRES adalah akronim yang mengingatkan kita tentang delapan sumber potensi risiko yang menghantui proyek kita.

Social

S singkatan dari risiko akibat Social atau hal yang berkaitan dengan konteks sosiologis. Begitu banyak risiko yang bersumber dari masyarakat (society) dan interaksi sosial diantara pemangku kepentingan, anggota tim, klien, pengguna, pemerintah, dan lainnya yang harus kita kelola. Berpikir tentang society, berpikir tentang risiko sosial, berpikir tentang sosiologi.

Political

P singkatan dari risiko akibat Political atau hal yang berkaitan dengan konteks politis. Begitu banyak risiko yang bersumber dari kegiatan politis seperti keadaan politik nasional, politik lokal, politik regional, dan segala akibat dari kehadiran semuanya, dalam hal undang-undang dan aturan yang memberi risiko yang harus dikelola.

Di proyek yang sesungguhnya, risiko nyata akibat politik lebih banyak di lingkup lokal daripada di lingkup organisasi diantara pemangku kepentingan.

Related:   Startup di Bidang Kontruksi Sipil? Mungkinkah?

Economic

E pertama dari SPECTRES singkatan dari risiko akibat Economic atau hal yang berkaitan dengan konteks ekonomi. Selalu ada risiko terkait kondisi finansial yang dapat berakibat terhadap proyek kita.

Risiko tersebut bisa hadir dari isu ekonomi dengan lingkup yang lebih luas dari organisasi dan bahkan negara kita. Hal ini mungkin saja sering terjadi sebagai risiko finansial yang berhubungan dengan fluktuasi nilai tukar dari biaya material, biaya pekerja, dan segala hal yang berkaitan dengannya.

Commercial

C singkatan dari risiko akibat Commercial atau hal yang berkaitan dengan konteks lingkungan komersial diantara kita, klien, organisasi, pemangku kepentingan, dimana ada tekanan untuk selalu kompetitif. Tekanan untuk kompetitif itu misalnya terkait isu rantai pasok dan segala isu terkait sifat dari organisasi serta proyek.

Technology

T singkatan dari risiko akibat Technology atau hal yang berkaitan dengan konteks teknologi. Tidak ada yang salah dengan implementasi teknologi. Sehingga tidak ada risiko yang sebenarnya secara langsung diakibatkan oleh teknologi. Namun risiko yang dihadapi adalah dalam proses shifting pindah ke teknologi yang perlu penyesuaian.

Regulation

R singkatan dari risiko akibat Regulation atau hal yang berkaitan dengan konteks aturan regulasi yang berlaku. Kebanyakan organisasi adalah subjek dari berbagai peraturan regulasi dan standar yang berbeda-beda.

Oleh karena itu, semua proyek yang organisasi itu sponsori harus tahu risiko akibat regulasi yang mereka hadapi. Misalnya risiko terkait undang-undang kesehatan dan keselamatan kerja, undang-undang terkait keragaman, dan kepatuhan terhadap standar kualitas.

Enviromental

E kedua dari SPECTRES singkatan dari risiko akibat Enviromental atau hal yang berkaitan dengan konteks lingkungan. Cukup mudah untuk membayangkan lingkungan bersanding dengan kapital karena isu ini cukup populer di sekitar kita.

Lingkungan global adalah risiko untuk banyak proyek besar. Tetapi di banyak proyek, risiko lingkungan didapatkan lebih banyak di lingkup lokal. Contohnya isu tentang kondisi pencahayaan, AC, kontaminasi air sungai, dan banyak hal lainnya.

Related:   Mengapa Menjadi Orang Cerdas Malah Sengsara?

Safety atau Security

Huruf terakhir dan S kedua dari SPECTRES singkatan dari risiko akibat Safety/Security atau hal yang berkaitan dengan konteks keamanan. Dimana orang akan dirugikan apabila datanya terbobol atau bangunan yang ditempatinya rusak.

SPECTRES Framework

Maka tips pertama adalah menggunakan SPECTRES framework sebagai panduan dalam mengidentifikasi sumber potensi dari proyek yang sedang kita kerjakan.

Membuat Daftar Risiko

Tips kedua yaitu sebagai manajer proyek akan lebih baik apabila kita bisa tahu sebesar apa risiko yang akan kita hadapi di proyek selanjutnya. Kita bisa membuat daftar risiko yang sudah diidentifikasi di seluruh proyek kita.

Ketika kita menghadapi proyek yang lain, kita sudah siap punya daftar dari potensi risiko yang bisa hadir. Ketika kita sudah selesai mengerjakan sebuah proyek, kita dapat menambahkan risiko bar uke daftar ulasan yang pernah kita buat.

Mengkategorisasi Risiko

Tips ketiga yaitu ketika kita mengevaluasi risiko, kita akan berbicara tentang seberapa besar kemungkinan terjadinya dan akibat yang ditimbulkannya. Terkadang akan sangat penting untuk mengkategorisasikan akibat daripada hanya memberi pemeringkatan pada daftar akibat dalam skala satu sampai tiga, empat, lima, delapan belas, lima puluh, dan seterusnya.

Bagi beberapa proyek apa yang paling penting adalah akibat dari risiko cukupnya anggaran, waktu, reputasi, kesehatan keselamatan kerja, kualitas yang di deliver, lingkup pekerjaan, keamanan, dan lingkungan.

Kita berpikir tentang apa yang paling penting untuk proyek kita. Kemudian membuat skala besarnya akibat yang ditimbulkan berdasarkan faktor utama.

Filter Risiko: Terminate, Treat, Transfer, dan Tolerate

Tips keempat yaitu terminate, treat, transfer, dan tolerate. Ini adalah framework yang sudah sangat familiar untuk empat strategis untuk mengelola risiko. Framework ini tergambarkan dengan jelas dalam PMI Framework di PMBOK Guide yang dikenal dengan a void mitigate,  transfer, dan accept. Bab manajemen risiko di dalam juga menguliknya.

Related:   Anomali

Risiko memiliki dua karakteristik umum, dimana penuh ketiakpastian dan akan mempengaruhin hasil outcome,

Meskipun risiko memiliki besar kemungkinan dan akibat yang terjadi, kita dapat menghindari akibat dan mengurangi kemungkinannya. Kita dapat mengelola keduanya dengan baik, mulai dari mengurangi kemungkinan sampai mengurangi akibat.

Jika tidak perhatian terhadap hal tersebut maka kita bisa mengurangi dengan taktik yang berharga untuk mengurangi profil risiko yang ada di proyek kita.

Buatlah Sesederhana Mungkin

Tips yang kelima atau terakhir yaitu terkait dengan mengestimasi besar kemungkinan kejadian dari sebuah risiko yang akan terjadi dan buatlah itu menjadi sederhana. Hal ini dikarenakan manusia pastinya kesulitan mengestimasi seberapa besar kemungkinan kejadian yang tidak pasti.

Dalam manajemen risiko, biasanya estimasi kita akan terjebak dalam bungkus bagaimana akhir-akhir ini kita peduli atas sesuatu yang sedang terjadi atau seberapa serius kita berpikir tentang sesuatu atau berapa sering kita takut.

Kemudian kita dapati bahwa estimasi kita terhadap sesuatu menjadi sangat buruk. Maka untuk mencegah jebakan yang ada, kita harus membuat estimasi yang sangat sederhana.

Skala yang biasanya difavoritkan dalam banyak proyek bahkan untuk proyek yang besar adalah skala low, medium, dan high atau very low, low, medium, high, dan very high. Apabila kita menggunakan skala numerikal, presentase, atau logaritmik, kita dituntut untuk benar-benar paham teori statitistik dan probabilitas bekerja.

Apabila kita mencoba untuk semakin spesifik dalam membahasakan skala ini, lalu kita menemukan bahwa kata yang kita gunakan tepat berbeda ketika digunakan orang lain, maka skala tiga sampai lima yang kita sebutkan tadi malah lebih efektif dan jelas digunakan dalam manajemen risiko yang kita rencanakan.

5 Poin Penting Manajemen Risiko

Referensi

  1. Online PM Courses – Mike Clayton (2021, April 23). Risk Management – 5 Tips to do it right [Video]. YouTube. https://www.youtube.com/watch?v=Q6JHsVEOVhM

Share on:
About Reza Prama Arviandi

A graduate student from the Department of Civil Engineering ITB who has a passion in the field of civil infrastructure, big data analysis, and community empowerment.

Leave a Comment