Cara Menyusui Bayi Yang Benar Patut Dipelajari Setiap Ibu Baru

Cara Menyusui Bayi Yang Benar Patut Dipelajari Setiap Ibu Baru – Memiliki bayi diantara pernikahan merupakan hal yang sangat menyenangkan dan ditunggu berbagai pasangan di dunia.

Namun ada banyak kegiatan baru yang perlu dipersiapkan oleh setiap pasangan, terutama Ibu baru yang mempunyai bayi. Berbagai hal harus dipersiapkan. Salah satunya kegiatan menyusui.

Ketika bayi baru lahir ke dunia, tentu menyusui bayi adalah hal yang utama harus dilakukan oleh seorang ibu. Akan tetapi sebagai ibu baru, Anda mungkin merasa bingung dan belum paham bagaimana cara menyusui bayi yang benar.

Apalagi jika orang terdekat memberi informasi yang berbeda-beda mengenai cara menyusui yang benar, tentu hal itu akan membuat Anda semakin bingung. Lantas, bagaimana cara menyusui bayi yang benar?

Panduan Cara Menyusui Bayi yang Benar

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi baru lahir karena kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi buah hati. Pemberian ASI eksklusif selama setidaknya 6 bulan sangat direkomendasikan sebelum moms memberikan menu MPASI 6 bulan.

Untuk memberikan ASI yang tepat guna.Adapun cara menyusui bayi yang benar dan harus diperhatikan para ibu adalah sebagai berikut:

Pahami 3S

Ibu baru wajib tahu cara memberikan ASI pada bayi baru lahir dengan metode 3S, yakni sadar, sabar dan selesa. Sadar artinya mengetahui tanda-tanda bayi lapar seperti mengecap, mengusap mulut, mencari puting dan lainnya.

Menyusui bayi yang benar adalah dengan memberikan susu saat bayi lapar dan tidak menunggunya hingga menangis.Sementara sabar artinya bayi umumnya membutuhkan waktu menyusu sekitar 10-20 menit untuk menyusu pada masing-masing payudara.

Related:   Strategi Juara Satu Digital Marketing

Oleh karena itu bersabarlah saat memberikan ASI dan jangan terburu-buru undah menyudahinya. Terakhir adalah menerapkan selesa atau yang artinya mengutamakan kenyamanan, baik untuk ibu maupun bayi selagi menyusui.

Kenali Frekuensi Menyusui

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi yang baru lahir butuh disusui setiap 2-3 jam sekali dengan total sekitar 8-12 kali menyusu dalam sehari, bahkan lebih untuk bayi dengan kondisi tertentu. Hal ini baik untuk produksi ASI yang lancar. Jadi tawarkan kedua payudara Anda untuk bayi supaya produksi ASI semakin seimbang.

Menstimulasi Agar Bayi Mau Menyusu

Pada minggu-minggu pertama kelahiran, bantu bayi Anda untuk rajin menyusu. Bangunkan bayi secara lembut dengan memijat tubuh bayi perlahan dan tawarkan puting ke mulut atau hidung bayi supaya si Kecil termotivasi untuk menyusu. 

Pastikan Bayi Cukup ASI

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Tanda-tanda bayi mendapatkan ASI yang cukup dapat dilihati dari:

  • Berat badan bayi bertambah sekitar 0,5 kg setiap bulan
  • Pertambahan berat dan tinggi badan bayi sesuai pertambahan usia
  • Bayi menyusu setiap 2-3 jam
  • Bayi menghasilkan 6-8 popok basah setiap hari

Patuhi Pantangan ASI Selama Menyusui

Untuk menghasilkan ASI berkualitas dan lancar, ibu menyusui harus mematuhi beberapa pantangan yang dapat mempengaruhi kualitas air susu. Selain mengonsumsi makanan bergizi tinggi, sejumlah hal yang harus dipatuhi guna mendapatkan ASI yang sehat adalah sebagai berikut:

  • Menghindari makanan pedas
  • Menghindari makanan yang bisa memancing alergi pada bayi
  • Hindari makanan yang menyebabkan kembung
  • Hindari alkohol, rokok dan obat-obatan terlarang

Setelah moms paham cara menyusui bayi yang benar, moms juga perlu perhatikan kenyamanan popok si kecil dengan menggunakan Merries. Meskipun tipenya perekat, Moms tidak perlu khawatir popoknya akan bocor.

Related:   Apa Keuntungan Membeli Kacamata di Optik SATURDAYS? Berikut Ini Ulasannya!

Karet pelindungnya yang mudah meregang dan elastis akan mencegah kebocoran. Sehingga Moms tidak perlu lagi khawatir. Karet pelindung kakinya pun sangat pas di kaki bayi.

Share on:
About Reza Prama Arviandi

A graduate student from the Department of Civil Engineering ITB who has a passion in the field of civil infrastructure, big data analysis, and community empowerment.

Leave a Comment