Mengenal E-Procurement Berbasis BIM

Mengenal E-Procurement Berbasis BIM – Ramadan #10 – Ini series pertama mengenai apa E-Procurement (Pengadaan Daring) berbasis BIM (Building Information Modelling) sebagai metode baru pengadaan barang dan jasa di industri konstruksi Indonesia.

Series ini bagian dari series Ramadan yang sedan giat saya tulis. Semoga banyak baiknya diterima. Silahkan sitasi apabila membutuhkan. Saya sertakan sumbernya di akhir series tulisan.

Ini juga adalah bagian dari tugas Manajemen Pengadaan, Administrasi Kontrak dan Klaim di Universitas Indonesia. Sebenernya saya sering nulis dengan sangat niat, self proclaimed, haha.

Mengenal E-Procurement berbasis BIM

Salah satu permasalahan yang belum terpecahkan di industri konstruksi adalah meningkatkan kinerja dari produk dengan ikut mengurangi masalah sampah yang dihasilkan.

Hadirnya perangkat teknologi informasi terbaru semakin mendorong berbagai solusi untuk memecahkan persamalahan dengan metode terkini. Salah satu solusi yang sedang ramai dibicarakan adalah Building Information Modelling (BIM).

Integrasi BIM di Industri Konstruksi

Perlahan namun pasti, teknologi BIM yang dikembangkan mulai terintegrasi dengan proses yang ada di industri konstruksi. Hasil yang didapat juga sangat potensial dan meningkatkan optimisme dalam mengatasi banyak hal yang lebih kompleks.

Bentuk pengadaan barang dan jasa secara elektronik (E-Procurement) mengambil bentuk yang berbeda dalam memainkan peran penting di dalam sebuah pengadaan, atau kita kenal sebagai E-Procurement berbasis BIM.

Senjata E-Procurement di Manajemen Proses Bisnis dan Komunikasi

E-Procurement menjadi senjata dalam manajemen proses bisnis dan komunikasi untuk melakukan pengelolaan informasi dan kolaborasi sepanjang proses di dalam proyek.

Related:   Kompetensi Manajer Proyek, Apa Saja?

Otomatisasi E-Procurement berbasis BIM

Otomatisasi proses bisnis yang didukung platform E-Procurement memungkinkan meningkatnya kemampuan pengelolaan dan efisiensi proses dalam siklus hidup proyek, menciptakan lingkungan yang berbasis informasi yang memperbaiki potensi BIM, dan mendorong hasil yang lebih baik ketika diimplementasikan.

Penerapan BIM berbasis pada proses berbagi informasi di sepanjang siklus sebuah proyek. Hal ini memungkinkan peningkatan kapasitas pengelolaan informasi serta terjadinya integrasi dalam rantai pasok dan siklus hidup di dalam proyek.

Pendekatan Inovatif dalam E-Procurement berbasis BIM

Pendekatan inovatif dengan menggunakan BIM dalam E-Procurement di industri kontruksi menjadi salah satu solusi yang bisa dikembangkan sebagai E-Procurement berbasis BIM.

Asumsi yang digunakan dibalik penggunaan BIM adalah usaha mengurangi efek negatif dari pembagian siklus hidup proyek melalui integrasi informasi di seluruh proses pengadaan yang berlangsung di siklus hidup proyek.

Hal ini akan menghasilkan strategi baru dalam siklus pengadaan yang akan meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan yang lebih baik lagi.

Hasil Penggunaan E-Procurement berbasis BIM

Hasil dari penggunaan E-Procurement berbasis BIM yaitu seluruh bagian proses proyek akan terintegrasi dan tersambung ke knowledge management, kolanborasi di seluruh ranta pasokan, dan akhirnya mampu meningkatkan jumlah transaksi penjualan.

Share on:
About Reza Prama Arviandi

A graduate student from the Department of Civil Engineering ITB who has a passion in the field of civil infrastructure, big data analysis, and community empowerment.

Leave a Comment